Masalah dan Solusi Mengapa NUPTK Tidak Segera Diapprove Ditjen GTK (Tips Agar Pengajuan NUPTK Bapak/ Ibu Guru Cepat Diapprove Ditjen GTK)

Mengapa Pengajuan NUPTK Tak Segera Diapprove Ditjen GTK? Bapak/ibu guru seluruh Indonesia, berita tentang terbitnya calon Penerima NUPTK beberapa waktu lalu memang cukup melegakan. Sebab, passalnya sudah tidak lagi berfungsinya Padamu Negeri, para bapak/ibu guru yang belum memiliki NUPTK bingung bagaiamana cara memperoleh NUPTK di tahun ini.


Masalah dan Solusi Mengapa NUPTK Tidak Segera Diapprove Ditjen GTK (Tips Agar Pengajuan NUPTK  Bapak/ Ibu Guru Cepat Diapprove Ditjen GTK)
Masalah dan Solusi Mengapa NUPTK Tidak Segera Diapprove Ditjen GTK (Tips Agar Pengajuan NUPTK  Bapak/ Ibu Guru Cepat Diapprove Ditjen GTK)
Kegelisahan itu kini akhirnya terjawab. NUPTK tidak lagi diajukan seperti dulu, melainkan akan ada informasi resmi dari Ditjen GTK bahwa guru tersebut sudah masuk dalam kategori Calon Penerima NUPTK. Setelah itu, baru kemudian anda melengkapi semua berkas yang diminta sebagai syarat administratif.

Apa saja syarat pengajuan NUPTK itu? Setidaknya ada tujuh hal yang perlu anda siapkan untuk bisa mendapatkan NUPTK, yaitu:

1.  Kartu Tanda Penduduk.

2.  Surat Keputusan Guru Tetap Yayasan (SK GTY) bagi Swasta/Surat Keputusan (SK) dari Bupati/Walikota/Gubernur bagi guru yang mengajar di sekolah Negeri.

3.  Surat Keputusan Penugasan dari Sekolah atau yayasan yang isinya bahwa PTK tersebut benar-benar ditugaskan mengajar di sekolah (SKPBM).

4.   Ijazah SD atau sederajat.

5.   Ijazah SMP atau sederajat.

6.   Ijazah SMA atau sederajat.

7.   Ijazah S1/D4 atau sederajat.

Semua kelengkapan administrasi tersebut wajib dipenuhi oleh Calon Penerima NUPTK. Jika ada satu syarat saja yang tak dimiliki maka dapat dipastikan anda tidak akan disetujui dalam penerimaan NUPTK. Mengapa demikian? Karena pemberian NUPTK sekarang memang sangat ketat dan harus memenuhi kualifikasi yang ditentukan.

Setelah memastikan semua data di atas terpenuhi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan scan terhadap dokumen tersebut. Hasil scan disimpan dalam format pdf, jangan yang lain sebab tidak akan bisa di upload. Kemudian, silahkan hubungi operator dapodik sekolah agar segera mengupload data  anda ke VERVALPTK (website calon penerima NUPTK berada).

Sampai di sini, bapak/ ibu guru baru menyelesaikan tahap pertama. Progres Status Penerima NUPTK akan maju satu langkah. Selanjutnya, bapak/ ibu guru perlu mengirim ketujuh data di atas kepada operator Dapodik Dinas. Dukumen yang anda kirim bukan lagi hasil scan, melainkan fotokopi yang dilegalisir oleh pihak berwenang.

Mengapa harus demikian? Sebab penerbitan NUPTK harus melalui beberapa tahap. Salah satunya diapprove oleh Dinas Kabupaten/Kota setempat. Agar segera diapprove maka bapak/ ibu guru perlu mengirim data fisik kepada operator Dinas. Semakin cepat bapak/ ibu guru mengirim maka semakin cepat pula data bapak/ ibu guru diapprove.

Usai diapprove Dinas, Status Penerima NUPTK akan kembali maju satu langkah lagi (lihat di vervalPTK). Sampai di sini, data bapak/ ibu guru sudah sampai ke Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Namun setelah proses pengajuan sampai ke Ditjen GTK, muncul sebuah pertanyaan besar. Mengapa Pengajuan NUPTK Tak Segera Diapprove Ditjen GTK?

Pertanyaan ini banyak dilontarkan oleh bapak/ ibu guru dan operator dapodik sekolah di berbagai forum media social. Apa yang ditanyakan mereka memang sangat wajar, mengingat data tersebut sudah “parkir” di bagian Ditjen berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Di sini akan berusaha menjelaskan tentang pertanyaan tersebut.

1.   Penerbitan NUPTK sepenuhnya Kewenangan Ditjen GTK, Perhatikan Validitas Data.

Perlu bapak/ ibu guru ketahui, kebijakan Penerbitan NUPTK sepenuhnya berada di bawah Ditjen GTK. Diterima atau tidak adalah kewenangan dari mereka sepenuhnya.

Mengacu pada Mekanisme Resmi Penerbitan NUPTK yang dikeluarkan oleh Ditjen GTK, aspek validitas data memang menjadi kunci utama. Ketika sampai di Ditjen GTK data akan diperiksa sedetail mungkin. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebenaran data PTK terkait.

Dan Perlu bapak/ ibu guru ketahui bahwa data yang diperiksa sangat banyak, karena meliputi dokumen dari Guru tingkat PAUD sampai dengan jenjang SMA sederajat. Tentu ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

2.   Pertimbangan Rasio Guru

Rasio atau jumlah perbandingan Guru dalam sebuah sekolah menjadi faktor selanjutnya. Di sini Ditjen GTK akan melihat data Guru sekolah tersebut melalui Dapodik. Dari situ, akan bisa dilihat apakah guru yang menjadi Calon Penerima NUPTK sudah sesuai dengan rasio yang diperlukan atau belum. Kembali lagi, penilaian ini berada di Ditjen GTK

3.   NUPTK Bisa Saja Diterbitkan Tahun Selanjutnya

Ini hasil konsultasi saya dengan Operator Dapodik Kabupaten. Bahwa tidak semua Calon Penerima NUPTK memperoleh NUPTK pada tahun ini. Bisa saja mereka memperoleh NUPTK pada tahun selanjutnya (Bisa 1 tahun, 2 tahun, dan seterusnya). Semua itu didasarkan pada kelengkapan syarat administratif dan kebijakan yang telah ditentukan Ditjen GTK.

4.   Perhatikan Status Penerima NUPTK

Selama belum ada pemberitahuan penolakan dari Ditjen GTK yang disertai alasannya, maka status bapak/ ibu guru masih menjadi calon penerima NUPTK. Maka bersabarlah dan terus berdoa agar cepat  diterima.

SOLUSI  AGAR PENGAJUAN NUPTK  BAPAK/ IBU GURU CEPAT DIAPPROVE DITJEN GTK

Agar data Calon Penerima NUPTK bisa segera diapprove Ditjen GTK perhatikan hal-hal berikut ini:

1.  Gunakan data yang valid, jangan sampai ada data yang salah upload atau datanya di upload menggunakan smart foun atau HP, itu tidak dibolehkan.

2.  Perhatikan selalu progres status penerima NUPTK (untuk hal ini silahkan berkoordinasi dengan operator dapodik sekolah).

3.  Pastikan data yang bapak/ ibu guru upload tadi sesuai dengan yang berada di Dapodik. Hal ini sangat penting karena semuanya didasarkan pada Dapodik

4.  Berdoalah, karena menurut admin www.dapodik.co.id bahwa doa itu sangat penting

Kebijakan penerbitan NUPTK sepenuhnya berada di bawah kewenangan Ditjen GTK. Kita tidak bisa memaksakan keinginan begitu saja. Tugas bapak/ ibu guru sebagai Calon Penerima NUPTK dan operator dapodik Sekolah hanyalah melengkapi data administrasi yang diperlukan. Semoga saja apa yang bapak/ ibu guru harapkan untuk segera memperoleh NUPT bisa secepatnya terwujud.
Segera bergabunglah di www.dapodik.co.id karena informasi pendidikan terbaru akan di share setiap munculnya informasi resmi tersebut.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

22 Komentar untuk "Masalah dan Solusi Mengapa NUPTK Tidak Segera Diapprove Ditjen GTK (Tips Agar Pengajuan NUPTK Bapak/ Ibu Guru Cepat Diapprove Ditjen GTK)"

  1. SK guru Pertma kli masuk atau yang terbaru?

    BalasHapus
  2. Min, saya sdh 7 tahun ngajar di swasta blm dapat NUPTK. Persyaratannya juga lengkap semua. Kata OS sih kalau dalam radius yg ditetapkan masih terdapat guru mapel yg sama maka yg lebih diutamakan guru sekolah negeri dulu untuk memperoleh NUPTK. Bener ga sih?

    BalasHapus
  3. Menggunakan fotocopy ijazah yg dilegalizir bisa at tidak? Karena ijazah SMA saya hilang....

    BalasHapus
  4. Min, penerbitan NUPTK saya jg terkendala di langkah akhir. Jd hanya tinggal menunggu penerbitan NUPTK sj. Sya saat ini berstatus sbg PNS baru, dlu sya mngajukan NUPTK saat masih menjadi guru honor di sklh lama. Kira2 tindakan apa yg hrs sya lakukan ya agar NUPTK sya sgra terbit?

    BalasHapus
    Balasan
    1. cek di verval PTK di sekolah yg baru dengan status PNS, kalau ada nama sebagai calon NUPTK baru bisa ajukan dengan memasukan beberapa sk

      Hapus
  5. Min, saya sisa tunggu penerbitan NUPTK, blm jg terbit, padahal ada teman yg sama2 memasukkan berkas 5 hari kemudian NUPTK nya SDH terbit, sedangkan sy blm terbit, kira2 apa permasalahannya yah, ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. liat permasalahannya pada saat pengajuan NUPTK di verval PTK

      Hapus
    2. Saya SDH cek min, tapi tidak ada permasalahannya dan tidak ada tanda silang merahnya, tp kenapa belum terbit jg yah, berkas sy SDH approved lpmp, sisa tunggu penerbitan tp kenapa blm terbit yah, sy juga bingung....

      Hapus
    3. berarti tinggal menunggu saja persetujuan pusat.
      kami hanya bisa menjawab dengan kata " bersabar "

      Hapus
  6. sudah 3 minggu NUPTK saya belum terbit padahal dipengajuan pertama rekan kerja saya yang juga tenaga administrasi hanya dalam jangka waktu seminggu no NUPTK nya sudah terbit, itu masalah dimana yah min, padahal sudah approve dinas sm LPMP

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu menunggu saja persetujuan pusat.
      kita tidak bisa mengatasinya, karena pusat yang menentukan

      Hapus
  7. min yang saya hormati saya ingin menyampaikan permasalahan saya,terkait dengan pengurusan NUPK., Pengurusan NUPTK saya berjalan lancar dan sudah keluar NUPTK dengan status NUPTK Valid, tetapi disini setelah kami "Verval Dokumen" dengan pilihan "Verval Arsip" status valid NUPTK saya berubah menjadi " Proses Pengajuan" padahal NUPTK saya sebelumnya status "NUPTK Valid", mohon berikan solusinya.
    saya jadi bingung,

    BalasHapus
    Balasan
    1. cek saja keaktivan NUPTK di link verval PTK

      Hapus
    2. min kalo kita sudah mengajukan dan sudah smpe aprove dinas trus pas dicek lagi distatus penerima nuptknya kosong nama guru yg ajukan tu. lalu gmana cara kita ceknya ? tp tetap ada tlisan prses pengajuan nuptk d data guru itu. mhon solusinya sis ?

      Hapus
  8. Min...izin bertanya.

    Saya guru sekolah swasta di Jombang, Jawa timur. NUPTK saya tidak muncul di dapodik. Ketika cari status NUPTK tertulis terdata di Kemdikbud. Namun kenapa tidak muncul di dapodik ya min? Diminta sama operator untuk claim NUPTK tapi ketika claim tertulis NUPTK tidak ditemukan.

    Bagaimanakah solusinya? Disampaikan terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau ada di status nuptk berarti nuptk itu valid
      tindak masukin saja di dapodiknya

      Hapus
  9. Iya saya juga NUPTK dah terbit,dah bisa dicetak tapi belum muncul di dapodik nya.gmn ya min??

    BalasHapus
    Balasan
    1. di tunggu saja, nanti juga muncul di dapodik

      Hapus
Gambar ataupun video yang ada di situs ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel