Dapodik Versi Terbaru, Jumlah Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik Tahun Ajaran Baru (http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id)

DAPODI.CO.ID - Dapodik versi baru untuk digunakan pada Tahun Ajaran Baru sesuai dengan jadwal. Maka pada kesempatan ini bertepatan dengan peringatan Ulang Tahun Republik Indonesia telah dirilis Aplikasi Dapodik Versi Terbaru dimana terdapat perubahan yang cukup signifikan dengan penggunaan database versi baru, pembaruan beberapa fitur dan juga penambahan fitur baru, validasi data, serta perbaikan beberapa bug versi sebelumnya. Sejak dirilisnya Aplikasi Dapodik Versi Terbaru ini, maka Aplikasi Dapodik versi sebelumnya dinyatakan tidak berlaku dan tidak dapat digunakan lagi.
Dapodik Versi Terbaru, Jumlah Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik Tahun Ajaran Baru (http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id)
Jumlah Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik Tahun Ajaran Baru
Berdasarkan Permendikbud Tahun 2019tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan  Menengah, aturan pengisian jumlah rombongan belajar berdasarkan rasio jumlah peserta  didik diterapkan dalam Aplikasi Dapodik Versi Terbaru ini. Rasio rombel ini hanya berlaku untuk tingkat 1, 7 dan 10.
Dapodik Versi Terbaru, Jumlah Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik Tahun Ajaran Baru (http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id)
Jumlah Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik
Contoh kasus jenjang SD
Terdapat siswa baru sejumlah 150 kelas 1 di SDN A. Perhitungan jumlah rombel jika mengikuti Permendikbud No. 22 Tahun 2016 yaitu:

150 siswa : 28 = 5,34. (dibulatkan ke atas = 6)

Keterangan:
150 = siswa baru di SDN A
28 = jumlah maksimum peserta didik per rombel di jenjang SD

Maka jumlah rombel maksimal yang diperbolehkan untuk kelas 1 sejumlah 6 rombel.  Apabila rombel dibuat lebih dari 6 rombel maka pada Aplikasi Dapodik akan mendapat peringatan invalid.

Contoh kasus jenjang SMP
Terdapat  siswa  baru  sejumlah  200  kelas  7  di  SMP  C.  Perhitungan  jumlah rombel jika mengikuti Permendikbud No. 22 Tahun 2016 yaitu:

200 siswa : 32 = 6,25. (dibulatkan ke atas = 7)

Keterangan:
150 = siswa baru di SMP C
32 = jumlah maksimum peserta didik per rombel di jenjang SMP

Maka jumlah rombel maksimal yang diperbolehkan untuk kelas 1 sejumlah 7 rombel.  Apabila  rombel  dibuat  lebih  dari  6  rombel  maka  pada  Aplikasi Dapodik akan mendapat peringatan invalid.

Contoh kasus jenjang SMK
Terdapat siswa baru sejumlah 350 kelas X di SMK B. 200 siswa dengan jurusan Teknik  Komputer dan Jaringan dan 150  siswa  dengan  jurusan Rekayasa  Perangkat  Lunak.  Perhitungan jumlah  rombel  jika  mengikuti Permendikbud No. 22 Tahun 2016 yaitu:

Perhitungan rasio rombel di jenjang SMK dihitung berdasarkan masing-masing jurusan.

  Untuk jurusan TKJ:
 200 siswa : 36 = 5,56 (dibulatkan ke atas = 6)

Maka jumlah rombel maksimal yang diperbolehkan untuk jurusan TKJ di kelas X sejumlah 6 rombel.

  Untuk jurusan RPL:
 150 siswa : 36 = 4,17 (dibulatkan ke atas = 5)

Maka  jumlah  rombel  maksimal  yang  diperbolehkan  untuk jurusan  RPL  di kelas X sejumlah 5 rombel. 

Apabila rombel dibuat lebih dari ketentuan rombel maka pada Aplikasi Dapodik akan mendapat peringatan invalid.

Contoh kasus jenjang SMA
Terdapat  siswa  baru  sejumlah 372  kelas X di SMA  D. 198  siswa  dengan jurusan MIPA dan 174 siswa dengan jurusan IIS. Perhitungan jumlah rombel jika mengikuti Permendikbud No. 22 Tahun 2016 yaitu:

Perhitungan rasio rombel di jenjang SMA dihitung berdasarkan masing-masing jurusan.

  Untuk jurusan MIPA:
 198 siswa : 36 = 5,5  (dibulatkan ke atas = 6)

Maka jumlah rombel maksimal yang diperbolehkan untuk jurusan MIPA di kelas X sejumlah 6 rombel.

  Untuk jurusan RPL:
 174 siswa : 36 = 4,84 (dibulatkan ke atas = 5)

Maka jumlah rombel maksimal yang diperbolehkan untuk jurusan IIS di kelas X sejumlah 5 rombel.

Apabila rombel dibuat lebih dari ketentuan rombel maka pada Aplikasi Dapodik akan mendapat peringatan invalid.

Tanbahab Informasi:
Penerapan Kurikulum 2013 untuk Rombongan Belajar Tingkat 1, 7 dan 10 di Semua Jenjang

Di tahun ajaran baru, sesuai peraturan yang berlaku semua rombongan belajar dengan tingkat 1 SD, 7 SMP, dan 10 SMA/ SMK wajib menerapkan kurikulum 2013. Isian pada Aplikasi Dapodik menyesuaikan dengan aturan tersebut dengan cara memilih kurikulum 2013 di tingkat tersebut.
Dapodik Versi Terbaru, Jumlah Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik Tahun Ajaran Baru (http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id)
.Isian kurikulum 2013 pada rombongan belajar tingkat 1, 7 dan 10 
Demikian informasi dari admin dapodik.co.id, terkait Jumlah Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik Tahun Ajaran Baru.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

155 Komentar untuk "Dapodik Versi Terbaru, Jumlah Rombongan Belajar Berdasarkan Rasio Jumlah Peserta Didik Tahun Ajaran Baru (http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id)"

  1. Cara mengatasi rasio rombel melebihi jumlah peserta didik bagaimana? karena ada pd yang keluar sehingga jumlah pd berkurang dan menyebabkan rasio rombel turun. Apakah jika mengurangi jumlah rombel akan mempengaruhi data yang lain?

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. semua jenjang sudah di jelaskan di atas?

      Hapus
    2. min kl jumlah siswa nya 260 jenjang smp bisa jadi 9 rombel kah

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  3. Apa benar untuk tahun 2020 minimal peserta didik 5 orang pada rombel yang tidak pararel tingkat SD

    BalasHapus
    Balasan
    1. sampe dengan sekarang, belum ada informasi resmi tersebut

      Hapus
    2. Berarti jumlah siswa lebih dari 2 orang saja untuk saat ini TGP/sertifikasi aman aman saja. Seperti tahun tahun sebelumnya.

      Hapus
  4. siswa kelas 3, 34 orang, apa bisa dibagi 2 rombel?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak bisa, minimal satu rembel 20 orang saja

      Hapus
  5. jmlah siswa smp 260 bisa dijadikan 9 rombel kah,

    BalasHapus
  6. Jika jumlah siswa 229 berapa rombel yang valid dibuat 7 ataukah boleh 8

    BalasHapus
  7. Di sekolah kami, ada kasus, jumlah rombel 11, berarti wakasek diakui 2 orang. Tapi di laman serifikasi salah satu wakasek, tugas tambahannya tidak diakui. Keterangannya, jumlah Rombel 0, wakasek diakui 0. Sementara wakasek yang satunya valid semua. Boleh tahukah kenapa ini bisa terjadi? Terima kasih admin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk sekolah jenjang apa ?
      dan cek jumlah siswa per rombel

      Hapus
    2. Jenjang SMA. Terbaru sudah diakui tugas tambahannya. Yang belum justru lintas minatnya. Kelas XI IPS ada 2 kelas, masing masing 20 Siswa. Lintas minat kimia, 2 kelas, tidak valid semua. Ke mana saya bisa mencari bantuan?

      Hapus
    3. jumlah siswa minimal 36, kalo 20 siswa satu rombel maka tidak akan valid

      Hapus
  8. Kalau siswa kls 8, 37 apakah bisa di jadikan 2 kelas?

    BalasHapus
  9. Bismillah . Brp jumlah peserta didik minimal per rombeluntuk tingkat kelas 8 dan 9 yg mneggunakan K13? Di tempat suami, ada 2 rombel per tingkatan. Jumlah peserta didik 20< tapi tidak dampai 30 siswa. Datanya menjadi invalid. Apakah benar harus 30 siswa/rombel br bisa valid? Trus jam yang diakui hanya 5 jam utk K13 padahal jam mengajarnya 6 jam per kelas. 1 jam menjadi tidak terhitung. Kenapa demikian? Terimakasih penjelasannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. perhitungan jumlah siswa satu rombel minimal 32 orang.

      Hapus
  10. Bismillah. Kasus di tempat suami sprt ini.
    Suami ngajar kelas 8 dan 9 di sebuah pesantren swasta. Jumlah peserta didik klas 8 adalah 60 orang. Berdasarkan perhitungan rasio di atas, berarti rombelnya mestinya hanya 2. Sedangkan yg terjadi, rombel yg ada adalah 3. Karena putra putri dipisah. 1 kelas putri berisi 20 org dan 2 kelas putra berisi masing2 20 org. Suami hanya mengajar di 2 kelas putra. Datanya menjadi invalid krn ketidak sesuaian jumlah rombel dan peserta didik. Belum lagi K13 hanya menghitung 5 jam kerja padahal jam ngajarnya 6 jam 6 jam. Sehingga ada 2 jam yg tdk terhitung. Bagaimana solusinya agar bs tetap menerima tunjangan sertifikasi dan datanya menjadi valid? Apakah salah jika operator menggabungkan seluruh jumlah siswa dan memasukkannya sebagai 2 rombel saja, masing2 30 siswa? Apakah itu dianggap menyalahi peraturan? Krn klo seperti itu terus, datanya tidak akan valid. Mohon solusinya. Makasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. perhitungan jumlah siswa satu rombel minimal 32 orang.

      Hapus
  11. jenjang smp, untuk 1 wakasek minimal berapa rombel ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  12. apakah jumlah rombel 3-36 untuk sma wajib juga untuk sekolah swasta? apabila melebihi jumlah 36 akankah mendapat sanksi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sekolah swasta mau melalui kemeneg atau kemdikbud ?

      Hapus
  13. Balasan
    1. banyak jumlah rombel tidak akan bermasalah dan tidak akan dapat sanksi

      Hapus
    2. terimaksih atas infonya

      Hapus
    3. sama-sama,semoga bermanfaat

      Hapus
  14. Jika jumlah kelas 1 SD terdapat 38 siswa, bisa dibagi menjadi 2 rombel tidak ?
    Misal siswa k
    1A : 20 siswa
    1B : 18 siswa

    BalasHapus
  15. Kk jumlah siswa 33 siswa bisa dibagi dua rombel. Untuk jenjang SD

    BalasHapus
  16. Maaf nih min, mau tanya, kelas 4 sd , 2 rombel masing masing 28 siswa, tp di rombel info gtk tercatat 0 siswa, jjm invalid, kenapa ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo di Info GTK kebiasaan setiap tahun begitu. di tunggu saja beberapa hari ke depan. intinya sinkron dulu dapodiknya

      Hapus
  17. min.. sy op baru , cara mengatasi, sekolah induk lebih dari satu pada info gtk gmn?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sekolah lebih dari satu maksudnya untuk apa ?

      Hapus
    2. Maksudny mengatasi gtk terbaca sekolah lebih dr satu di info gtk, jd blm valid tpgny. Pdhl dia indukny satu,

      Hapus
    3. berarti menunggu saja penarikan data update dari dapodik ke info GTK terbaru

      Hapus
  18. Bismillah.....mau tanya kalau jumlah PD kelas I SD Tapel 2020/2021 = 29 siswa apa bisa di bagi menjadi 2 kelas dg rasio kelas A=20 dan kelas 8=9 atau A=14 dan B=14.
    Apakah kedua kelas tersebut akan valid ? Terima kasih

    BalasHapus
  19. di smp kami, jumlah siswa baru 28 orang, apa bisa dibuat 2 kelas atau cukip satu kelas. tks

    BalasHapus
  20. untuk pembulatan rombel di bulatkan ke atas ya ?

    BalasHapus
  21. Untui 150 siswa dapatkah di buat 6 rombel {SMP).
    Terima kasih

    BalasHapus
  22. untu jenjang SMP penerimaan siswa 104 siswa...apakah bisa di jadikan 4 rombel min..?

    BalasHapus
  23. Bagaimana dengan SMA Ketika Kelas X jumlah siswa IPS 118. Maka Rasionya 118/36 = 3,278 dan menjadi 4 Kelas sedangkan ketika kenaikan kelas karena banyaknya siswa yang mutasi dan berhenti maka siswanya tersisa 106, dan ketika di Rasio 106/36 = 2,94. Sedangkan lintas minatnya berbeda
    Mohon pencerahan Min

    BalasHapus
  24. penerimaan siswa baru ada 55 orang, apa bisa dijadikan 3 kelas?

    BalasHapus
  25. Untuk siswa SD jika pendaftar ada 29 orang bisakah dijadikan 2 rombel?

    BalasHapus
  26. Jika jumlah siswa 162 untuk jenjang SMP, akan dijadikan 5 kelas, bolehkah? Jika dijadikan 6 kelas, khawatir ada yang keluar

    BalasHapus
  27. Jika penerimaan siswa baru thun 2020/2021 jenjang SD Negeri berjumlah 40 siswa, apa bisa di buat 2 rombel/lokal ?

    klas 2 sd sya berjumlah 34 siswa, apa bisa di jadikan 2 rombel/lokal, mohon pencerahannya

    BalasHapus
  28. Mohon pencerahan, utk SMA rombel yg seharusnya 6 ttp dibuat 7 rombel. Dalam dapodik akan dapat peringatan invalid. Yg dpt peringatan invalid seluruh rombel atau hny rombel tambahan. Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksudnya jika dilakukan penambahan rombel yg seharusnya 6 jd 7, yg dpt peringatan invalid di dapodik adalah seluru rombel atau hnya rombel tambahannya saja yg dpt pperingatan invalid di dapodik?

      Hapus
    2. invalid jika salah satu rombel di bawah jumlah siswa yang di tentukan

      Hapus
  29. Kalau siswa kls 4 sd jumlahnya 29 solusinya bagaimana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya jmlh siswa 28.ad yg mau msuk pindahan.tp ditolak dengan alasan tdk bs lbih dr 28.apakah it benar?

      Hapus
  30. Mohon pencerahannya, untuk SMK jumlah siswa minimal yang diakui dapodik untuk setiap timbelnya berapa? Terima kasih sebelumnya atas informasinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. menunggu saja petentuaanya melalui aplikasi dapodik terbaru

      Hapus
  31. Mohon Pencerahannya, Di sekolah Kami (SMP) Tahun Ini Jumlah siswa Kelas 8 adalah 126 Siswa. Apakah Bisa Di jadikan 5 kelas?? Tahun Lalu di Coba Tidak Bisa Ketika di Singkron. Trimakasih Atas Jawabannya.

    BalasHapus
  32. Pak,siswa kami kls 9 berjumlah 61,bisakah di bagi 3 rombel?. Terima kasih.

    BalasHapus
  33. Pak.. siswa kami kelas 7 berjumlah 60 siswa
    Apakah bisa dibuatkan 3 rombel atau cukup 2 rombel saja .. terima kasih

    BalasHapus
  34. Siang, smp swasta kls 8 jmlh 52 ank apa bs dibagi 3 msg2 kls jml 17, 17, 18?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak bisa, cukup 2 sajasa

      Hapus
    2. kls akhirnya ttp dibagi mjd 3 kls dgn komposisi 20, 20, 12. Apakah bnr?

      Hapus
  35. Mohon pencerahan, jumlah siswa ditempat sy mengajar(SMP) 67 orang. Apakah bisa dijadikan 3 rombel?

    BalasHapus
  36. Mohon bantuan. Sekolah kami jenjang sma dpt siswa baru dgn total 94 siswa.
    Apakah bisa dan valid kah nantinya diinfo gtk jiga dijadikan 4 rombel. 2 rombel mia dan 2 rombel iis.
    Jumlah siswa per rombel :
    MIA-1, MIA-2 masing2 dgn jlh siswa 23 org. Dan
    IIS-1 dan IIS-2 masing2 dgn jlh siswa 23 org. Sdngkan guru yg sertifikasi d sekolah kami ada 12 org. Mohon penjelasan dan arahan. Sdngka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukankah sangat bisa 4 rombel?
      Sebab 94 siswa dibagi dalam 2 peminatan.

      MIPA = 46 siswa
      IPS = 47 siswa

      Masing2 peminatan dibuat dua rombel, jadi total 4 rombel

      Hapus
  37. Minta pencerahan Untuk SMA
    jumlah Siswa 115 jadi 4 rombel

    R1. = 36, R2. 36, R3. 22 . R4. 21
    aman buat dapodik

    BalasHapus
  38. Mohon Pencerahannya.
    Jumlah Siswa kelas 7 sebanyak 132 menjadi 5 rombel

    R1.32 R2.32 R3.23 R4.23 R5.22

    apa aman didapodik

    BalasHapus
  39. Maaf mau tanya, untuk Smp kelas 7 jumlah siswa 121, kalau dibuat 5 rombel amankah?

    BalasHapus
  40. Jumlah siswa kelas 7 SMP 161, berdasar perhitungan 161 : 32 = 5,03 (dibulatkan keatas) menjadi 6 rombel, dengan rincian A=32, B=32, C=32, D=25, E=20, F=20.
    Apakah benar hitungan dan rinciannya seperti itu ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kelas 7 SMP berjumlah 161, dengan perhitungan 161 : 32 = 5,03 (dibulatkan keatas).
      Dapat dijadikan 6 rombel ?

      Hapus
  41. Kelas 7 (SMP) ada 33 siswa, apakah bisa di jadikan 2 rombel?

    BalasHapus
  42. Untuk SMK kelas 10, kompetensi keahlian BDP = 37 orang. Bisa dibuat 2 kelas?

    BalasHapus
  43. Selamat malam admin jika jenjang SMK satu kelas ada 25 orng bisa dijadikan 2 rombel tdk ya..kelas A.15 B.10..mohon solusi nya.terima kasih..

    BalasHapus
  44. Mohon maaf aturan tsb apakah hanya berlaku untuk kls 7 baru saja atau juga berlaku juga untuk kls 8 dan 9. Sekolah saya kelas 8 jumlah siswa 99 dibagi menjadi 3 rombel 32,32,35 apakah valid atau tdk. Soalnya tahun kemarin dibuat 4 kelas invalid

    BalasHapus
  45. Mohon Maaf Untuk Siswa Kelas IX Jumlah Siswa 126 Apakah Bisa di bagi Jadi 6 Kelas dan Apakah Tidak Berpengaruh pada JAm Sertifikasi?? Trimakasih Sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. pastinya akan berpengaruh pada jam sertifikasi bagi guru

      Hapus
    2. kira-kira Valid atau invalid klw Jumlah siswa 21 setiap kelas????

      Hapus
    3. Untuk Jam Sertifikasinya Apakah Bisa Valid Juga???

      Hapus
    4. hati2 tidak aman...126/36= 4 rombel...
      setiap rombel (31,31,32,32)
      ADMINNYA LAGI EROR... HEEHEHE

      Hapus
  46. mohon izin bertanya pak, ada guru sd di sekolah yg sudah sertifikasi tpi jumlah siswanya hanya 2 org, apakah berpengaruh pada tunjangan TPG nya kedepan,,,tq

    BalasHapus
    Balasan
    1. mustahil kalau siswanya hanya 2 orang, ini seolah dimana ?
      boleh tau sekolah namanya apa, dan berada di kabupaten serta provinsi apa ?

      Hapus
  47. Assalamualaikum min, kebetulan sekolah kami dibuat kelas putra putri dibedakan, jumlah keseluruhan kelas 7 itu 65 siswa, kami bagi jadi 2 kelas putri 32 dan kelas putra 33, apakah itu bs atau harus di 3 rombelkan?

    BalasHapus
  48. Assalamualaikum min, versi dapodik 2021, Untuk rombel smp, jika siswa berjumlah 128, apakah bisa menggunakan 5 rombel :
    Rombel 7a : 32
    Rombel 7b : 32
    Rombel 7c : 22
    Rombel 7d : 21
    Rombel 7e : 21
    🙏

    BalasHapus
  49. min..jumlah siswa baru hanya 92 siswa ... kondisi ruang kelas hanya bisa maksimal 24 siswa ..namun klo nerdasarkan rasio rombel kita cmn bisa 3 kls doang..NAH .. gmn mengatasinya ..kan gak mungkin nambah luasin kelas.. dananya gak ada.. makasih

    BalasHapus
  50. jumlah siswa kelas 1 sd 32 siswa,, apa bisa di bagi menjadi 2 rombel?

    BalasHapus
  51. ijin bertanya, jika jumlah kelas X total 55, dimana pembagian X.ipa = 23 dan X.ips.1 = 16 serta X.ips.2 = 16 apakah bisa dengan formasi itu atau X.ips nya jadi 1 kelas? Termakasih

    BalasHapus
  52. pak siswa Kami 80.
    Sy Buat 4 rombel valid tidak ya Pak.
    Masing2 rombel 20 siswa.

    BalasHapus
  53. Untuk jumlah siswa kelas 1. 30 orang, apa bisa di jadikan 2 rombel.
    Tingkat SD.
    1a 20
    1 b10

    BalasHapus
  54. siswa kelas 7 ada 91 mau dibuat 4 rombel bisa gak ya??

    BalasHapus
  55. saya mau tanya di sekolah kami sma swaeta tahun ajaran ini menerima 20 siswa
    dijadikan 2 jurusan ipa dan ips
    kl 10 ipa dan 10 ips apa diakui untuk rombel nya?

    BalasHapus
  56. Kelas 7 SMP, jumlah siswa 164, apakah boleh/aman menjadi 6 rombel ?

    BalasHapus
  57. Kabar buruk min, Pembaruan Dapodik 2021.a jenjang SMP Kelas IX Jumlah Siswa 126 Tidak Bisa lagi 5 Kelas. Harus 4

    BalasHapus
    Balasan
    1. sudah di jelaskan pada artikel kami di atas

      Hapus
  58. Maaf min mau tanya. kalo 2 rombel digabung jadi satu. Kemudian ada guru baru rombel dikembalikan menjadi 2 lagi. apa tidak bermasalah?

    BalasHapus
  59. Saya mau tanya min. Sekolah kami tahun ini menerima murid baru kelas 7 sebanyak 80 siswa. Bisakah dibagi rombel menjadi 4 rombel dengan perhitungan per rombel : 20 siswa
    Terima kasih.

    BalasHapus
  60. Siswa kelas 9 ada 64 dibuat 3 rombel bisa kah. Terima kasih

    BalasHapus
  61. apakah 36 siswa jenjang smp dapat dijadikan 2 rombel?

    BalasHapus
  62. Kelas 8 106 siswa 4 rombel bisa kah 8a 26,8b27,8c 29 8d 24

    BalasHapus
    Balasan
    1. sudah di jelaskan minimal per rombel di jenjang SMP

      Hapus
  63. Klo utk kelas teori SMA rasionya seperti apa ya?

    BalasHapus
  64. Untuk sd swasta, kalau jumlah rombel keseluruhan mulai dr kls 1-6 lebih dr 24 rombel bagaimana ? Makasih.

    BalasHapus
  65. Min klo jumlag siswa 92 bisa buat 4 rombel jenjang smp klas 9

    BalasHapus
Gambar ataupun video yang ada di situs ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel