About us

14 Tanya Jawab Aplikasi Dapodik Versi 2020 (http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id)

Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia telah dirilis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 dimana terdapat perubahan yang cukup signifikan dengan penggunaan database versi baru, pembaruan beberapa fitur dan juga penambahan fitur baru, validasi data, serta perbaikan beberapa bug versi sebelumnya. Sejak dirilisnya Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 ini, maka Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2019) dinyatakan tidak berlaku dan tidak dapat digunakan lagi.

14 Tanya Jawab Aplikasi Dapodik Versi 2020 (http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id)
14 Tanya Jawab Aplikasi Dapodik Versi 2020 (http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id)

Berikut Ini Adalah 14 Tanya Jawab Aplikasi Dapodik 2020

  1. Apa itu Aplikasi Dapodikdasmen?
Sistem Aplikasi Dapodikdasmen adalah aplikasi penjaring data pokok pendidikan pada kelompok jenjang pendidikan dasar di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Entitas data pokok tersebut meliputi sekolah termasuk sarana dan prasarana, Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK),Peserta Didik dan Proses Pembelajaran di dalam rombongan belajar (Rombel).

  1. Mengapa sekolah harus menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen?
Berdasarkan Instruksi Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2011 serta Surat Edaran Menteri mengenai aplikasi pendataan di lingkungan Kemendikbud, dinyatakan bahwa Aplikasi Dapodikdasmen merupakan aplikasi resmi yang digunakan untuk menjaring data pokok pendidikan dasar.

Data dari Aplikasi Dapodikdasmen akan digunakan sebagai acuan data dalam program-program Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar seperti: pemberian Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Siswa Miskin (BSM), tunjangan guru, Ujian Nasional, dan programprogram lainnya. Oleh karena itu sekolah harus berpartisipasi aktif dalam kegiatan pendataan Dapodikdasmen.

  1. Apa akibatnya jika sekolah menolak menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen?
Data Aplikasi Dapodikdasmen digunakan sebagai acuan data dalam programprogram Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar. Apabila sekolah tidak berpartisipasi aktif, maka sekolah akan rugi karena data milik mereka tidak akan sampai ke Kemendikbud. Sekolah tersebut otomatis tidak akan tersentuh program-program Kemendikbud.

  1. Bagaimana tahapan update aplikasi dapodik versi 2020
    • Uninstal aplikasi dapodik versi 2019
    • Unduh aplikasi versi terbaru (2020) di laman http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/
    • Instal aplikasi dapodik 2020
    • Generate prefill lalu unduh
    • Buka aplikasi yang ada di desktop
    • Registrasi dengan prefill yang baru
    • Setelah login, cek di beranda aplikasi, pastikan versinya 2020
  1. Apakah Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dapat menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen?
MI dan MTs berada di bawah naungan Kementerian Agama sehingga tidak dapat menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen.

  1. Jenjang sekolah mana saja yang didata dalam Aplikasi Dapodikdasmen?
Jenjang pendidikan dasar yaitu SD, SDLB, SMP, SMPLB, dan SLB. Adapun untuk jenjang menengah ada di naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah (Dapodikmen).

  1. Apakah termasuk sekolah terpencil dan luar negeri?
Ya, tidak terkecuali.

  1. Apa perubahan di versi 2020?

Daftar Perubahan Aplikasi Dapodik versi 2020

Berikut ini merupakan daftar perubahan pada Aplikasi Dapodik 2020:
  1. [Pembaruan] Perubahan metode perhitungan pada kondisi Ruang dan Bangunan
  2. [Pembaruan] Perubahan alur manajemen akses pengguna
  3. [Pembaruan] Perubahan metode sekuriti pada password
  4. [Pembaruan] Perubahan alur penginputan sanitasi
  5. [Pembaruan] Pemutahhiran validasi pada saat sebelum sinkronisasi
  6. [Pembaruan] Penambahan atribut jarak ke sumber listrik terdekat jika sumber listrik memilih Tidak Ada pada tabulasi Data Periodik Sekolah
  7. [Pembaruan] Penambahan atribut No KK pada peserta didik
  8. [Pembaruan] Penambahan atribut No KK dan NUKS pada GTK
  9. [Pembaruan] Penambahan atribut lingkar kepala pada data periodik peserta didik
  10. [Pembaruan] Pemecahan formulir sarpras menjadi 3 bagian
  11. [Pembaruan] Penambahan sub menu Tanah dan Bangunan
  12. [Pembaruan] Penambahan sub menu Ruang
  13. [Pembaruan] Penambahan sub menu Alat, Angkutan dan Buku
  14. [Pembaruan] Penambahan tabulasi Pendidikan Keluarga pada Data Rinci Sekolah
  15. [Pembaruan] Penambahan tampilan baris berwarna jingga jika pada Menu Alat sarana tidak sesuai dengan Standar Sarpras yang berlaku
  16. [Pembaruan] Penambahan pengisian NJOP setiap Tahun Ajaran baru pada Menu Tanah
  17. [Pembaruan] Penambahan fitur tampilan grouping berdasarkan jenis prasarana pada Menu Ruang dan Alat
  18. [Pembaruan] Penambahan fitur Tampilkan dan Sembunyikan pada Menu Ruang dan Menu Alat untuk mempermudah pengisian Operator Sekolah
  19. [Pembaruan] Penambahan tabel Kitas, Paspor pada Menu GTK
  20. [Pembaruan] Penambahan tabel Kitas, Paspor dan Kesejahteraan pada Menu Peserta Didik
  21. [Pembaruan] Integrasi hasil output PPDB untuk siswa baru ke dalam database dapodik
  22. [Pembaruan] Kelulusan bersama siswa tingkat ahir, 6, 9, 12 dan 13
  23. [Pembaruan] Penguncian kolom SK Pengangkatan, TMT Pengangkatan, lembaga pengangkat di tabel PTK
  24. [Pembaruan] Penambahan Tabel Kesejahteraan_PD dan migrasi data KIP, KPS, PKH
  25. [Pembaruan] Penambahan referensi mata pelajaran informatika dan penentuan sekolah yang melaksanakan pelajaran tersebut
  26. [Pembaruan] Penyesuaian Jumlah Jam Mengajar max pada struktur Kurikulum SLB
  27. [Pembaruan] Perubahan bisnis proses penambahan jurusan/ kompetensi keahlian oleh SMK
  1. Apakah username dan password harus diganti dengan yang baru?
Tidak perlu, tetap menggunakan username dan password yang lama saja, tapi jika menemukan masalah yang mengharuskan, maka bisa mengganti username dan password.

  1. Peringatan sebagian data tidak masuk, apa yg harus dilakukan?
Silakan lakukan generate ulang prefill dan registrasi ulang. Bila belum berhasil, silakan hubungi dinas kabupaten/kota setempat.

  1. Apakah validasi dan sync mengalami perubahan?
Tidak ada perubahan, sama dengan tahun ajaran yang lalu, baik cara dan metodologinya.

  1. Apakah data yang invalid (merah) mencegah pengiriman data (sync)?
Data invalid tidak akan menghalangi pengiriman data ke server ketika dilakukan sinkronisasi.

  1. Kapan Aplikasi Dapodikdasmen 2020 kedaluwarsa (expired)?
Sesuai dengan periode semester I tahun ajaran 2019/2020 yaitu tanggal 30 september 2019.

  1. Jika ingin berpindah komputer atau laptop untuk mengerjakan Aplikasi Dapodikdasmen, apa yang harus dilakukan?
    • Di komputer yang baru: generate ulang prefill baru, lalu instal aplikasi dan registrasi seperti biasa. Maka akan muncul data hasil sinkronisasi terakhir;
    • Di komputer yang lama lakukan uninstall aplikasi;
    • Jika tidak dilakukan tahapan seperti di atas, akan terjadi data berganda.
Demikian 14 Tanya Jawab Aplikasi Dapodik Versi 2020, terima kasih atas kunjungannya semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "14 Tanya Jawab Aplikasi Dapodik Versi 2020 (http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id)"

Posting Komentar

Gambar ataupun video yang ada di situs ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel