14 Tanya Jawab Aplikasi Dapodik Versi 2019 (http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id)

Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia telah dirilis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019  dimana terdapat perubahan yang cukup signifikan dengan penggunaan database versi baru, pembaruan beberapa fitur dan juga penambahan fitur baru, validasi data, serta perbaikan beberapa bug versi sebelumnya. Sejak dirilisnya Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 ini, maka Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2018.b patch 1 dan patch 2) dinyatakan tidak berlaku dan tidak dapat digunakan lagi.

  1. Apa itu Aplikasi Dapodikdasmen?
Sistem Aplikasi Dapodikdasmen adalah aplikasi penjaring data pokok pendidikan pada kelompok jenjang pendidikan dasar di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Entitas data pokok tersebut meliputi sekolah termasuk sarana dan prasarana, Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK),Peserta Didik dan Proses Pembelajaran di dalam rombongan belajar (Rombel).

  1. Mengapa sekolah harus menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen?
Berdasarkan Instruksi Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2011 serta Surat Edaran Menteri mengenai aplikasi pendataan di lingkungan Kemendikbud, dinyatakan bahwa Aplikasi Dapodikdasmen merupakan aplikasi resmi yang digunakan untuk menjaring data pokok pendidikan dasar.

Data dari Aplikasi Dapodikdasmen akan digunakan sebagai acuan data dalam program-program Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar seperti: pemberian Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Siswa Miskin (BSM), tunjangan guru, Ujian Nasional, dan programprogram lainnya. Oleh karena itu sekolah harus berpartisipasi aktif dalam kegiatan pendataan Dapodikdasmen.

  1. Apa akibatnya jika sekolah menolak menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen?
Data Aplikasi Dapodikdasmen digunakan sebagai acuan data dalam programprogram Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar. Apabila sekolah tidak berpartisipasi aktif, maka sekolah akan rugi karena data milik mereka tidak akan sampai ke Kemendikbud. Sekolah tersebut otomatis tidak akan tersentuh program-program Kemendikbud.

  1. Bagaimana tahapan update aplikasi dapodik versi 2019
    • Uninstal aplikasi dapodik versi 2018.b
    • Unduh aplikasi versi terbaru (2019) di laman http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/
    • Instal aplikasi dapodik 2019
    • Generate prefill lalu unduh
    • Buka aplikasi yang ada di desktop
    • Registrasi dengan prefill yang baru
    • Setelah login, cek di beranda aplikasi, pastikan versinya 2019

  1. Apakah Madrasah Ibtidaiyah(MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dapat menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen?
MI dan MTs berada di bawah naungan Kementerian Agama sehingga tidak dapat menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen.

  1. Jenjang sekolah mana saja yang didata dalam Aplikasi Dapodikdasmen?
Jenjang pendidikan dasar yaitu SD, SDLB, SMP, SMPLB, dan SLB. Adapun untuk jenjang menengah ada di naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah (Dapodikmen).

  1. Apakah termasuk sekolah terpencil dan luar negeri?
Ya, tidak terkecuali.

  1. Apa perubahan di versi 2019?
Daftar Perubahan versi 2019 sebagai berikut:
    • [Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum 2013 Revisi
    • [Pembaruan] Penamaan siswa dengan huruf kapital di awal kata
    • [Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum Sekolah Perjanjian Kerjasama (SPK)
    • [Pembaruan] Penambahan referensi Kepanitiaan Sekolah
    • [Pembaruan] Penambahan referensi tugas tambahan Bendahara BOS
    • [Pembaruan] Migrasi hasil integrasi PPDB ke dalam database Dapodikdasmen
    • [Pembaruan] Proses kelulusan bersama untuk siswa tingkat akhir
    • [Pembaruan] Penambahan peringatan dini saat penghapusan data yang berkaitan dengan tunjangan profesi guru
    • [Pembaruan] Penambahan dan mengkadaluarsakan (meng-expired-kan) referensi tugas tambahan guru
    • [Pembaruan] Penambahan referensi prasarana: lapangan, kantin dan lapangan parkir
    • [Pembaruan] Penyatuan Database Dikdas dan Database Dikmen
    • [Pembaruan] Mewajibkan sekolah memilih Kurikulum 2013 untuk rombongan belajar dengan tingkat 1, 7 dan 10 di semua jenjang
    • [Pembaruan] Panambahan tabulasi pada Menu Validasi Lokal untuk mengecek referensi yang terikat dengan data sekolah, GTK, Peserta Didik, Sarpras dan Rombel
    • [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk mengecek jumlah rombel berdasarkan rasio jumlah peserta didik
    • [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk peserta didik SD yang berumur di bawah 5 tahun 6 bulan terhitung dari tanggal 01 Juli 2018
    • [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status invalid untuk semua TMT pada rincian GTK jika selisih tanggal lahir < 15 tahun dari TMT tersebut
    • [Pembaruan] Penambahan fitur web service untuk digunakan oleh aplikasi selain Dapodikdasmen guna kepentingan sekolah
    • [Perbaikan] Perubahan alur pengisian untuk KIP dan PIP pada peserta didik
    • [Perbaikan] Penonaktifan tambah Peserta Didik Baru untuk jenjang SMP, SMA dan SMK Reguler (kecuali daerah khusus)
    • [Perbaikan] Isian secara otomatis untuk sarana yang berada dalam prasarana sesuai standar prasarana
    • [Perbaikan] Perbaikan pada security aplikasi
    • [Perbaikan] Penyesuaian aplikasi dengan strukur database terbaru (versi 2.80)
  1. Apakah username dan password harus diganti dengan yang baru?
Tidak perlu, tetap menggunakan username dan password yang lama saja, tapi jika menemukan masalah yang mengharuskan, maka bisa mengganti username dan password.

  1. Peringatan sebagian data tidak masuk, apa yg harus dilakukan?
Silakan lakukan generate ulang prefill dan registrasi ulang. Bila belum berhasil, silakan hubungi dinas kabupaten/kota setempat.

  1. Apakah validasi dan sync mengalami perubahan?
Tidak ada perubahan, sama dengan tahun ajaran yang lalu, baik cara dan metodologinya.

  1. Apakah data yg invalid (merah) mencegah pengiriman data (sync)?
Data invalid tidak akan menghalangi pengiriman data ke server ketika dilakukan sinkronisasi.

  1. Kapan Aplikasi Dapodikdasmen 2019 kedaluwarsa (expired)?
Sesuai dengan periode semester I tahun ajaran 2018/2019 yaitu tanggal 21 september 2018.

  1. Jika ingin berpindah komputer atau laptop untuk mengerjakan Aplikasi Dapodikdasmen, apa yang harus dilakukan?
    • Di komputer yang baru: generate ulang prefill baru, lalu instal aplikasi dan registrasi seperti biasa. Maka akan muncul data hasil sinkronisasi terakhir;
    • Di komputer yang lama lakukan uninstall aplikasi;
    • Jika tidak dilakukan tahapan seperti di atas, akan terjadi data berganda.
Demikian 14 Tanya Jawab Aplikasi Dapodik Versi 2019, terima kasih atas kunjungannya semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "14 Tanya Jawab Aplikasi Dapodik Versi 2019 (http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id)"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

-->