Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

CONTOH SOAL UJIAN YANG DISELENGGARAKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN TINGKAT SMP MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN

DAPODIK.CO.ID - CONTOH SOAL UJIAN YANG DISELENGGARAKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN TINGKAT SMP MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN. Ujian  yang  diselenggarakan  oleh  satuan  pendidikan  (sekolah)  merupakan proses  pengumpulan  informasi/data  tentang  capaian  pembelajaran  peserta didik  (siswa)  dalam  aspek  sikap,  pengetahuan,  dan  keterampilan  yang dilakukan  secara  terencana  dan  sistematis  dalam  bentuk  penilaian  akhir semester, penilaian akhir tahun, dan ujian satuan pendidikan.

 

KONSEP UJIAN YANG DISELENGGARAKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN MATAPELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN

 

Ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan (sekolah) merupakan proses  pengumpulan  informasi/data  tentang  capaian  pembelajaran  peserta didik  (siswa)  dalam  aspek  sikap,  pengetahuan,  dan  keterampilan  yang dilakukan  secara  terencana  dan  sistematis  dalam  bentuk  penilaian  akhir semester, penilaian akhir tahun, dan ujian satuan pendidikan.

 

Penilaian  Akhir  Semester  (PAS)  digunakan  sebagai  salah  satu pertimbangan untuk pengisian laporan hasil belajar. Penilaian Akhir Tahun (PAT) digunakan untuk salah satu pertimbangan penentuan kenaikan kelas.Ujian  yang  diselenggarakan  oleh  Satuan  Pendidikan/  Ujian  Sekolah  (US) merupakan  penilaian  hasil  belajar  oleh  Satuan  Pendidikan  yang  bertujuan untuk  menilai  pencapaian  standar  kompetensi  lulusan  untuk  semua  mata pelajaran.  US  digunakan  untuk  salah  satu  ertimbangan  penentuan kelulusan peserta didik dari jenjang pendidikan tertentu.

  

PAS  mengukur  hasil  belajar  dengan  materi  semua  KD  pada  semester tertentu. PAT dilaksanakan pada akhir semester genap dengan materi semua KD pada semester genap.

US  mengukur  dan  menilai  kompetensi  peserta  didik  terhadap  Standar Kompetensi  Lulusan  (SKL)  sesuai  Permendikbud  Nomor  21  Tahun  2016 dan SKL tambahan yang ditetapkan sekolah. Dengan demikian, kompetensi yang diujikan dalam PAS, PAT, dan US meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.  Selain  itu,  PAS,  PAT,  dan  US  seharusnya  mampu mengungkapkan  kecakapan  literasi,  berpikir  kritis,  berpikir  kreatif,  dan kemampuan komunikasi peserta didik.

 

Adapun  bentuk-bentuk  dokumen  Norma,  Standar,  Prosedur,  dan  Kriteria  (NSPK) yang  telah  berhasil  disusun  tersebut  antara  lain  berupa  manual,  pedoman, panduan,  dan contoh-contoh inspirasi di bidang pembelajaran dan penilaian. Penyiapan dokumen-dokumen NSPK tersebut dilakukan dalam rangka memberikan fasilitasi layanan dan penjaminan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang SMP.

 


Prinsip-prinsip Pelaksanaan Ujian

Pelaksanaan ujian mengikuti prinsip penilaian secara umum, yakni:

1.  Sahih

Untuk  memperoleh  data  yang  dapat  mencerminkan  kemampuan  yang diukur,  Ujian  harus  digunakan  instrumen  yang  sahih,  yaitu  instrumen yang mengukur apa yang seharusnya diukur.

2.  Objektif

Penilaian saat ujian tidak dipengaruhi oleh subjektivitas penilai. Karena itu  perlu  dirumuskan  pedoman  penilaian  (rubrik)  sehingga  dapat menyamakan persepsi penilai dan meminimalisir subjektivitas.

3.  Adil

Perbedaan  hasil  ujian  semata-mata  harus  disebabkan  oleh  berbedanya capaian belajar peserta didik pada kompetensi yang dinilai, bukan latar belakang  agama,  suku,  budaya,  adat  istiadat,  status  sosial  ekonomi, gender, dan hal-hal lain.

4.  Terbuka

Prosedur penilaian dan kriteria penilaian harus jelas dan dapat diketahui oleh siapapun, termasuk peserta didik.

5.  Menyeluruh

Instrumen  ujian  yang  digunakan  secara  konstruk  harus merepresentasikan  aspek  yang  dinilai  secara  utuh,  mencerminkan keutuhan KD-KD yang akan diukur.

6.  Sistematis

Ujian  dilakukan  secara  berencana  dan  bertahap  dengan  mengikuti langkah-langkah baku sesuai POS. Instrumen dikembangkan mengikuti langkah-langkah pengembangan instrumen.

7.  Beracuan Kriteria

Penilaian  pada  ujian  menggunakan  acuan  kriteria.  Penentuan  seorang peserta didik telah kompeten atau belum bukan dibandingkan terhadap capaian  teman-teman  atau  kelompoknya,  melainkan  dibandingkan terhadap kriteria minimal yang ditetapkan.

8.  Akuntabel

Ujian  dapat  dipertanggungjawabkan,  baik  dari  segi  teknik,  prosedur, maupun hasilnya.

9.  Efisien

Ujian  perlu  dirancang  dan  dilaksakan  secara  cermat,  sehingga pelaksanaan ujian tidak menjadi beban berlebih pada peserta didik dan orang tua/wali.

 

Selengkapnya, Paparan Serta Unduh CONTOH SOAL UJIAN YANG DISELENGGARAKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN TINGKAT SMP MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN Sebagai berikut:


 

Link Unduh CONTOH SOAL UJIAN YANG DISELENGGARAKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN TINGKAT SMP MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN (klik disini).