Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Pengisian Jadwal Pembelajaran (Mata Pelajaran Agama) Pada Aplikasi Dapodik Tahun Ajaran Baru

Cara Pengisian Jadwal Pembelajaran (Mata Pelajaran Agama) Pada Aplikasi Dapodik Tahun Ajaran 2019/ 2020
Cara Pengisian Jadwal Pembelajaran (Mata Pelajaran Agama) Pada Aplikasi Dapodik Tahun Ajaran Baru

Cara Pengisian Jadwal Pembelajaran (Mata Pelajaran Agama) Pada Aplikasi Dapodik Tahun Ajaran Baru memiliki  keterkaitan  dengan  isian  pada  menu prasarana, rombongan belajar dan pembelajaran. Sehingga pengisian menu jadwal sangat bergantung dari isian yang sudah diinputkan dari ketiga menu tersebut.

Pengisian Jadwal Pembelajaran (Mata Pelajaran Agama)

Apabila dalam satu rombongan belajar terdapat lebih dari satu mata pelajaran   Pendidikan  Agama, isi  jumlah jam mengajar untuk mata pelajaran   Pendidikan   Agama   mayoritas  di dalam rombel tersebut sebanyak   ketentuan   alokasi jam   sesuai   kurikulum  dan  untuk  mata pelajaran Pendidikan Agama minoritas di rombel tersebut diisi 0 jam.

Sebagai contoh, misal mata pelajaran Pendidikan Agama Islamsebagai agama mayoritas di rombel tersebut, maka  pada tabel pembelajaran di rombel diisi:
  Jumlah jam Pendidikan Agama Islam sebanyak 3 jam
  Jumlah jam Pendidikan Agama lainnya sebanyak 0 jam


Pengisian
  0  jam  ini  dilakukan  agar  tidak  masuk  ke  dalam  validasi jadwal  yang mengharuskan mata pelajaran yang memiliki jam tidak sama dengan 0 terinput ke dalam jadwal. Sehingga isian jadwal yang diinputkan hanya untuk mata pelajaran Pendidikan Agama mayoritas di rombel tersebut saja.


Demikian Penjelasan Terkait Cara Pengisian Jadwal Pembelajaran (Mata Pelajaran Agama) Pada Aplikasi Dapodik Tahun Ajaran Baru, Semoga Ada Manfaatnya.

8 komentar untuk "Cara Pengisian Jadwal Pembelajaran (Mata Pelajaran Agama) Pada Aplikasi Dapodik Tahun Ajaran Baru"

  1. Izin bertanya admin,
    Untuk guru agama sertifikasi, apakah tidak berpengaruh untuk sertifikasi nya jika mapel diberikan 0 jam karna agama minoritas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. guru agama sertifikasi wajib mengajar minimal 24 jam per minggu

      Hapus
  2. Apakah bisa d isi 4 jam mapel Pai sementara ada ketentuan 12 jam tuk validasi jjm guru honorer?

    BalasHapus
  3. Halo, saya guru baru. Dan ingin bertanya. Jumlah siswa disekolah kami ada 153 orang keseluruhan. Dan yang beragama Kristen sebanyak 30 orang. Karena alasan mapel agama Kristen tidak bisa masuk dapodik (minoritas) sehingga anak anak Kristen disini tidak pernah belajar agama Kristen karena tidak ada guru agama Kristen. Jadi ketika mapel PAI, maka anak anak yang non muslim keluar dan tidak belajar. Ini gimana ya?
    Kok jadinya hak anak anak yang Non muslim tidak mendapat hak yg sama? Sementara negara ini menggaungkan kesetaraan dan bhineka tunggal ika. Tapi dalam dunia pendidikan (dapodik) ini ada perbedaan, kalau minoritas mapelnya tidak bisa masuk dapodik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. langsung bertemu kepala dinas untuk menceritakan masalah ini

      Hapus
  4. Anonim21:10

    Tentang jam mengajar Guru Pendidikan Agama jadi rancu dan mengorbankan siswa yang minoritas serta guru pengampuh siswa minoritas karna kalau minoritas tidak bisa masuk Dapodik, ini kesalahan fatal dari kurikulum merdeka belajar, yg menimbulkan ketidak adilan, gimana dengan guru sertifikasi kalau siswanya minoritas karenanya tidak masuk Dapodik, berarti guru dan siswa dikorbankan ya, berarti sudah jelas Negara tidak adil, Menterinya ngaco. otak atik mata pelajaran lain terserah, tapi Mapel Pendidikan Agama kalau di otak atik maka lebih rusaklah negara ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan HOAX, jaman sekaran peserta didik secara otomatis akan masuk di dapodik pada saat peserta didik bersekolah.
      masalah agama, berdasarkan akta kelahiran dan kartu keluarga maka agamanya akan tertera juga.

      Hapus

Gambar ataupun video yang ada di situs ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.