Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa yang dimaksud dengan stigma?

Apa yang dimaksud dengan stigma?

Stigma adalah label negatif yang melekat pada seseorang atau kelompok masyarakat, seringkali berdasarkan persepsi atau stereotip yang salah. Dalam artikel ini, kita akan mencari tahu apa sebenarnya stigma, mengapa stigma itu terjadi, serta bagaimana dampaknya terhadap individu dan masyarakat secara luas.

Pengertian Stigma

Stigma adalah penilaian negatif atau label yang diberikan oleh masyarakat terhadap individu atau kelompok tertentu. Stigma menciptakan stereotip dan prasangka yang dapat mempengaruhi perlakuan dan interaksi sosial terhadap mereka yang mengalaminya.

Stigma sering kali terjadi karena perbedaan dalam hal fisik, keadaan kesehatan mental, orientasi seksual, atau latar belakang sosial. Hal ini dapat mengakibatkan diskriminasi, pengucilan, dan ketidakadilan bagi individu yang menjadi korban dari stigma tersebut.

Stigma juga dapat membatasi akses mereka terhadap layanan kesehatan, pekerjaan, pendidikan, dan kesempatan lainnya. Stigma memiliki dampak yang merugikan bagi individu dan kelompok yang terkena, serta berpotensi menghambat proses pemulihan dan reintegrasi mereka ke dalam masyarakat.

Pengertian Stigma Menurut Para Ahli

Stigma merupakan salah satu konsep yang penting dalam bidang psikologi dan sosiologi. Stigma merujuk kepada penilaian atau label negatif yang melekat pada seseorang atau kelompok tertentu, sehingga menyebabkan mereka dianggap berbeda dan diabaikan dalam masyarakat.

Erving Goffman

Erving Goffman, seorang sosiolog terkenal, mengartikan stigma sebagai atribut yang menandakan ketidaknormalan atau kekurangan dalam identitas seseorang, yang kemudian menyebabkan orang tersebut dipandang rendah dan berpotensi untuk disingkirkan dari interaksi sosial yang normal.

Howard S. Becker

Howard S. Becker, seorang sosiolog Amerika, memandang stigma sebagai proses sosial yang melibatkan pemisahan dan pengecualian terhadap individu atau kelompok tertentu, berdasarkan atribut-atribut yang dianggap tidak sesuai dengan norma sosial yang berlaku.

KKBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI), stigma memiliki arti “cacat (dalam pergaulan masyarakat), cela; celaan.”

Jenis-Jenis Stigma Beserta Contohnya

Stigma merujuk pada persepsi negatif atau stereotip yang melekat pada individu atau kelompok tertentu. Stigma dapat muncul dalam berbagai bentuk dan pada berbagai konteks. Berikut adalah beberapa jenis stigma beserta contohnya:

1. Stigma Sosial

Stigma sosial terjadi ketika seseorang dianggap tidak sesuai dengan norma sosial yang berlaku. Contohnya adalah stigma terhadap orang-orang yang hidup dengan HIV/AIDS yang sering menghadapi diskriminasi dan penolakan dari masyarakat.

2. Stigma Mental

Stigma mental terjadi ketika seseorang dianggap memiliki gangguan mental yang membuat mereka dianggap berbahaya atau tidak normal. Contohnya adalah stigma terhadap orang dengan gangguan kejiwaan, seperti depresi atau skizofrenia.

3. Stigma Rasial

Stigma rasial terjadi ketika seseorang dianggap lebih rendah atau lebih tinggi nilainya berdasarkan ras atau etnisnya. Contohnya adalah stereotype negatif terhadap orang-orang kulit hitam atau Asia, yang dapat menghalangi kesempatan mereka dalam lingkungan sosial atau profesional.

4. Stigma Gender

Stigma gender terjadi ketika seseorang dianggap tidak sesuai dengan norma gender yang diharapkan. Contohnya adalah stigma terhadap pria yang menunjukkan emosi atau perempuan yang berkarir, yang dapat menghasilkan diskriminasi dan pengekangan terhadap individu tersebut.

5. Stigma Pekerjaan

Stigma pekerjaan terjadi ketika seseorang dianggap kurang prestisius atau rendah statusnya berdasarkan pekerjaan yang mereka lakukan. Contohnya adalah stigma terhadap pekerja kasar atau pekerja manual, yang dapat menyebabkan mereka kurang dihargai dalam masyarakat.

Menyingkap dan mencoba menghilangkan stigma adalah langkah penting dalam menciptakan masyarakat yang inklusif dan adil. Namun, perlu diingat bahwa stigma tidak dapat dihilangkan hanya dengan perubahan individu, tetapi juga memerlukan perubahan sosial yang lebih luas.

Kesimpulan

Stigma adalah stereotip negatif yang melekat pada kelompok atau individu dalam masyarakat. Hal ini dapat menyebabkan diskriminasi, marginalisasi, dan penolakan terhadap mereka yang menjadi sasaran stigma. Penting untuk mengatasi stigma dengan melakukan edukasi, mempromosikan toleransi, dan membangun kesadaran akan pentingnya persamaan hak dan penghargaan terhadap semua individu.

Posting Komentar untuk "Apa yang dimaksud dengan stigma?"