Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa yang dimaksud dengan deviasi?

Apa yang dimaksud dengan deviasi?

Apa yang dimaksud dengan deviasi? Deviasi merujuk pada selisih antara nilai rata-rata suatu data dengan nilai referensi atau standar yang telah ditetapkan. Deviasi ini digunakan untuk mengukur sejauh mana data dari suatu populasi atau sampel berbeda dari nilai yang diharapkan. Dalam statistik, deviasi juga menjadi indikator penting dalam menentukan sebaran data.

Pengertian Deviasi

Deviasi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perbedaan atau penyimpangan dari suatu standar atau patokan yang telah ditetapkan sebelumnya. Deviasi dapat terjadi dalam berbagai bidang, termasuk statistik, ilmu pengetahuan, dan aplikasi teknis.

Deviasi dapat mengindikasikan adanya ketidakteraturan, kesalahan, atau variasi dari suatu proses atau hasil yang diharapkan. Dalam statistik, deviasi mengacu pada ukuran sejauh mana data individu menyebar dari nilai rata-rata. Semakin besar deviasi, semakin besar variasi data. Sedangkan dalam ilmu pengetahuan, deviasi dapat digunakan untuk mengukur sejauh mana hasil pengamatan berbeda dari hasil yang diharapkan.

Untuk menganalisis dan menginterpretasikan deviasi, dapat digunakan metode dan konsep lain seperti standar deviasi, deviasi standar, atau deviasi absolut. Metode-metode ini membantu dalam mengidentifikasi penyimpangan yang signifikan dan memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai variasi atau kesalahan yang terjadi.

Dalam penerapan teknis, deviasi juga dapat merujuk pada kesalahan dalam produksi atau proses manufaktur yang menyebabkan produk tidak sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan.

Pengertian Deviasi Menurut Para Ahli

Deviasi adalah suatu konsep yang digunakan dalam berbagai bidang untuk menggambarkan perbedaan atau penyimpangan dari suatu norma, aturan, atau standar yang telah ditetapkan. Di bawah ini adalah beberapa pengertian deviasi menurut para ahli:

1. William Ogburn

Menurut William Ogburn, deviasi adalah suatu perubahan sosial yang muncul akibat ketimpangan antara budaya material (benda-benda fisik) dengan budaya nonmaterial (nilai dan norma sosial).

2. Robert K. Merton

Robert K. Merton mengemukakan bahwa deviasi adalah perilaku yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat atau norma-norma yang berlaku dalam suatu kelompok sosial.

3. Emile Durkheim

Menurut Emile Durkheim, deviasi adalah segala bentuk perubahan sosial yang berasal dari ketidakseimbangan dalam sistem sosial dan menyebabkan ketidakharmonisan dalam masyarakat.

4. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Jika tidak ada pendapat dari para ahli yang tertera di atas, kita dapat merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Menurut KBBI, deviasi adalah penyimpangan atau perbedaan dari yang lazim atau wajar.

Jenis-Jenis Deviasi Beserta Contohnya

Deviasi merupakan istilah yang sering digunakan dalam berbagai bidang, seperti statistik, fisika, dan keuangan. Deviasi sendiri mengacu pada pengukuran atau perhitungan perbedaan atau jarak antara suatu nilai dengan nilai rata-rata dari sekumpulan data. Berikut ini adalah beberapa jenis deviasi beserta contohnya:

1. Deviasi Absolut

Deviasi absolut adalah perbedaan absolut antara nilai individu dengan nilai rata-rata. Contohnya, jika rata-rata kecepatan kendaraan adalah 60 km/jam, dan kecepatan kendaraan A adalah 50 km/jam, maka deviasi absolut kendaraan A adalah 10 km/jam.

2. Deviasi Relatif

Deviasi relatif adalah ukuran perbedaan antara nilai individu dengan nilai rata-rata dalam bentuk persentase. Misalnya, jika harga saham ABC memiliki rata-rata harian sebesar Rp1.000.000 dan harga saham hari ini adalah Rp1.200.000, maka deviasi relatif saham ABC adalah 20%.

3. Deviasi Standar

Deviasi standar adalah ukuran statistik yang mengukur sejauh mana nilai-nilai dalam sekumpulan data tersebar di sekitar nilai rata-rata. Deviasi standar yang tinggi menunjukkan variasi yang besar antara nilai-nilai individu. Sebagai contoh, jika deviasi standar suatu kelompok data adalah 5, maka sebagian besar data akan memiliki nilai yang berbeda sekitar 5 dari nilai rata-rata.

4. Deviasi Kuartil

Deviasi kuartil merupakan perbedaan antara nilai individu dengan kuartil dalam suatu distribusi data. Kuartil adalah titik yang membagi data ke dalam empat bagian yang sama. Contohnya, jika kuartil pertama suatu data adalah 25, dan nilai individu adalah 30, maka deviasi kuartilnya adalah 5.

Kesimpulan

Secara sederhana, deviasi merujuk pada perbedaan atau penyimpangan dari standar atau norma yang telah ditetapkan. Deviasi dapat terjadi di berbagai bidang kehidupan, baik dalam ilmu pengetahuan, sosial, maupun dalam konteks statistik. Penting untuk memahami deviasi karena dapat memberikan indikasi tentang ketidaksesuaian atau keberbedaan suatu hal terhadap yang diharapkan atau standar yang telah ditetapkan.

Posting Komentar untuk "Apa yang dimaksud dengan deviasi?"