Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini Contoh Pengenalan Matematika Pada Anak Usia Dini

DAPODIK.co.id - Ini Contoh Pengenalan Matematika Pada Anak Usia Dini. Bapak/ ibu guru yang budiman, yang kerap digunakan dalam proses pembelajaran ada bermacam-macam ya. Dalam artikel ini, ada empat contoh kegiatan mengenalkan matematika pada anak-anak. Namun sebelumnya dapat dijelaskan bahwa penyebutan angka satu, dua, tiga pada mulanya tidak bermakna bagi anak yang belum memahami bilangan. Anak dapat mengucapkannya tetapi ia tidak memahami artinya. Sejak anak mulai bicara, anak bisa mengucapkan-satu, dua, tiga‖, tetapi ia sekedar menirukan orang dewasa dan tidak memahami artinya. Ia tidak tahu bahwa bilangan merupakan simbol dari benyaknya benda. Hal itu dapat kita amati pada saat anak usia 2 tahun menghitung benda.

 

Ini Contoh Pengenalan Matematika Pada Anak Usia Dini

 

Contoh Pengenalan Matematika Pada Anak Usia Dini

Sebenarnya, anak TK berada pada fase perkembangan praoperasional menuju ke konkret. Anak pada fase tersebut belajar terbaik dari benda nyata. Berbagai benda yang ada di sekitar dapat gunakan untuk melatih anak berhitung. Berikut contoh-contoh kegiatan pengenalan matematika untuk anak usia dini atau di usia Taman Kanak-Kanak:

 

1. Menghitung Dengan Jari
Tuhan memberi kita jari sedemikian baiknya sehingga merupakan alat menghitung yang paling mudah dan penting. Lima jari dalam satu tangan merupakan bilangan berbasis lima, dua tangan berbasis 10, suatu basis yang amat penting dalam sistem bilangan.

2. Bermain Domino
Kartu domino berisi lingkaran yang merepresentasikan bilangan dari kosong sampai 12. Kartu tersebut baik untuk melatih anak menghitung dan mengenal pola.

3. Berhitung Sambil Bernyanyi Dan Berolah Raga

4. Menghitung Benda-Benda

 

Ketaguilah bahwa, orangtua dan guru dapat melatih anak menghitung benda apa saja dan di mana saja. Setiap kesempatan dan ada benda nyata latih anak untuk berhitung. Di kelas, guru dapat menggunakan berbagai benda untuk melatih anak berhitung, seperti manik-manik biji, permen, atau benda-benda untuk pemainan.

 

Kegiatan pengenalan matematika di Taman Kanak-Kanak (TK) selain menurut Slamet Suyanto (2005b: 68), juga dikemukakan oleh Familia (2006: 17-20) bahwa contoh  kegiatan pengenalan matematika dapat dilakukan dengan sempoa, hal ini dibuktikan dengan adanya lomba Sempoa Indonesia Pratama Se-DIY dan Jawa Tengah untuk menyelesaikan serangkaian soal matematika sebagian besar menggunakan sempoa sebagai alat hitung. Sebuah penelitian di Jepang membuktikan sempoa mampu mengalahkan alat hitung modern dalam berhitung. Sempoa yaitu alat hitung tradisional seperti yang biasa digunakan di jepang atau cina, berupa kotak segi empat yang dibagi menjadi beberapa bagian.

 

Demikian Artikel Terbaru Tentang Ini Contoh Pengenalan Matematika Pada Anak Usia Dini. Semoga ada manfaatnya, terima kasih.

 

Jika artikel ini kurang jelas dan mungkin masih ada pertanyaan, anda bisa tanyakan pada kolom komentar yang tersedia di akhir postingan ini. Untuk dapat mengikuti berita terbaru dan mendapatkan notifikasi silahkan follow akun www.dapodik.co.id ini. Karena akan menyajikan berita terbaru dan terpopuler di dunia pendidikan.