Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kerangka Kurikulum Paradigma Baru Jenjang Sekolah Dasar (SD)

DAPODIK.co.id - Kerangka Kurikulum Paradigma Baru Jenjang Sekolah Dasar (SD). Sahabat pembaca setia dapodik.co.id dimanapun anda berada, ketahuilah bahwa mulai tahun pelajaran 2021-2022, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah meluncurkan Kurikulum Paradigma Baru sebagai penyempurnaan dari KTSP 2013.

 

Kurikulum Paradigma Baru ini akan diberlakukan secara terbatas dan bertahap melalui program sekolah penggerak dan pada akhirnya akan diterapkan pada setiap satuan pendidikan yang ada di Indonesia. Sebelum diterapkan pada setiap satuan pendidikan, silahkan anda mengenal 7 (tujuh) hal baru yang ada dalam Kurikulum Paradigma Baru, lihat disini.

 

Kerangka Kurikulum Paradigma Baru Jenjang Sekolah Dasar (SD)

 

Kerangka Kurikulum Paradigma Baru

Perubahan Mata Pelajaran Jenjang Sekolah Dasa (SD)

 

Kurikulum 2013

1. IPA dan IPS sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri-sendiri.

2. pendekatan tematik.

 

Arah Perubahan Kurikulum

1. IPA dam IPS digabung menjadi IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) sebagai fondasi sebelum anak belajar IPA dan IPS terpisang di jenjang SMP.

2. pendekatan pengorganisasian muatanpelajaran (berbasis mata pelajaran , tematik, dan lain-lain). Merupakan kewenangan satuan pendidikan.

Sekolah boleh tetap menggunakan tematik ataupun beralih ke pendekatan berbasis mata pelajaran.

 

Selengkapnya, Paparan Serta Download Kerangka Kurikulum Paradigma Baru Jenjang Sekolah Dasar (SD):

 


Link Download Kerangka Kurikulum Paradigma Baru Jenjang Sekolah Dasar (SD), Klik Disini.

 

Dalam implementasi Kurikulum Paradigma Baru ini Kemendikbud Dikti memberikan sejumlah dukungan kepada pihak sekolah.  Kemendikbud Dikti menyediakan Buku Guru, modul ajar, ragam asesmen formatif, dan contoh pengembangan kurikulum satuan pendidikan untuk membantu dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran.

 

Modul lebih dianjurkan disiapkan oleh guru mata pelajaran masing-masing. Akan tetapi kalau pada tahap awal guru belum cukup mampu untuk menyusun modul pembelajaran, maka dapat menggunakan modul yang telah disusun oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.


Agaknya terlalu banyak yang masih perlu dipahami secara mendalam tentang Kurikulum Paradigma Baru ini sebelum diterapkan secara holistik pada seluruh satuan pendidikan. Berita baiknya kurikulum ini belum akan dilaksanakan dalam waktu dekat pada seluruh satuan pendidikan. Sehingga masih tersedia cukup waktu untuk warga sekolah khususnya kepala sekolah dan guru sebelum benar-benar mengimplementasikannya nanti.

 

Demikian Artikel Terbaru Tentang Kerangka Kurikulum Paradigma Baru Jenjang Sekolah Dasar (SD). Semoga ada manfaatnya, terima kasih.

 

Jika artikel ini kurang jelas dan mungkin masih ada pertanyaan, anda bisa tanyakan pada kolom komentar yang tersedia di akhir postingan ini. Untuk dapat mengikuti berita terbaru dan mendapatkan notifikasi silahkan follow akun www.dapodik.co.id ini. Karena akan menyajikan berita terbaru dan terpopuler di dunia pendidikan.