Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Panduan Pengelolaan Pembelajaran di Satuan Pendidikan Terbaru

DAPODIK.co.id - Panduan pengelolaan Pembelajaran di Satuan Pendidikan Terbaru. Dengan mempertimbangkan dampak sosial berkepanjangan yang muncul, seperti risiko putus satuan pendidikan, ragam kualitas akses TIK selama PJJ, dan kekerasan domestik terhadap peserta didik, pilihan pembelajaran tatap muka terbatas harus diupayakan agar terlaksana sebagai bagian dari pembelajaran campuran (blended).

 

Panduan Pengelolaan Pembelajaran di Satuan Pendidikan Terbaru

 

Pengelolaan Pembelajaran di Satuan Pendidikan
 

Dalam rangka menyukseskan pembelajaran campuran tersebut, maka panduan pengelolaan pembelajaran di satuan pendidikan berikut berfungsi sebagai:

1.      Panduan teknis kepala satuan pendidikan dalam menyiapkan pengelolaan pembelajaran di masa pandemi COVID-19, termasuk di dalamnya rencana pelibatan komunitas satuan pendidikan.

 2.      Panduan teknis bidang kurikulum dalam menyusun rencana dan jadwal pembelajaran PAUDDIKDASMEN di masa Pandemi COVID-19.

 

Tahapan Pengelolaan

 

Panduan pengelolaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat disusun melalui kerangka berikut:

1.    Melakukan survei data guru dan sarana prasarana sekolah. Data penting yang perlu terliput adalah: umur guru, ketersediaan peranti TIK pribadi, rekam jejak medis terkait COVID-19, jumlah sarana dan prasarana (sarpras) satuan pendidikan terkait;

2.    Melakukan survei data dan kondisi peserta didik dan keluarga. Data penting yang perlu terliput adalah: umur peserta didik, umur orang tua, ketersediaan peranti TIK di rumah, profesi dan durasi kerja daring dan luring orang tua, rekam jejak medis orang tua terkait COVID-19;

3.    Menentukan kebijakan pembelajaran yang terdiri dari:

a. menetapkan kurikulum yang akan digunakan dari antara pilihan:

Kurikulum 2013, Kurikulum Dalam Kondisi Khusus, atau Kurikulum Mandiri. Penentuan kurikulum bisa dilakukan secara mandiri oleh satuan pendidikan maupun melalui koordinasi dan konsultasi dengan pengawas sekolah/madrasah dan/atau dinas pendidikan/ kanwil Kemenag;
b. menetapkan tujuan pembelajaran dalam 1 semester berdasarkan hasil analisis KI/KD;
c. menetapkan komposisi dan fungsi pertemuan tatap muka terbatas dengan pembelajaran jarak jauh; dan

d. menetapkan jadwal pembelajaran campuran yang dirancang berdasarkan hasil analisis pada poin a, b, c;

4.    Memenuhi kelengkapan administrasi guru yang berisi kurikulum, tujuan pembelajaran dalam 1 semester, komposisi dan fungsi PTM Terbatas & PJJ serta jadwal pembelajaran per semester;

5.    Membuat Rencana Kegiatan dan Anggaran Satuan Pendidikan (RKAS) terkait pendanaan kegiatan sosialisasi, peningkatan kapasitas, dan pengadaan sarana prasarana sanitasi, kebersihan, dan kesehatan satuan pendidikan.

6.    Melibatkan komite sekolah, termasuk orang tua peserta didik, dalam penyuluhan dan sosialisasi praktik pembelajaran di masa pandemic COVID-19. Penyuluhan dan sosialisasi mencakup protokol tiba di sekolah, selama di sekolah, dan meninggalkan sekolah;

7.    Menyosialisasikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka kepada lembaga warga sekolah berlokasi, termasuk RT, kelurahan, kecamatan, dan Babinkamtibmas;

8.    Membentuk Tim Pengembang Sekolah yang berperan memantau, mengumpulkan data, membagikan praktik baik, dan merumuskan rekomendasi perbaikan pembelajaran di masa pandemi COVID-19; dan

9.    Secara rutin berkelanjutan memantau, mengevaluasi, dan menindaklanjuti perkembangan pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi COVID-19.

 

Komponen Minimal Pengelolaan pembelajaran di satuan pendidikan harus memiliki komponen minimal sebagai berikut:

 

1.    Daftar anggota Satuan Tugas COVID-19;

2.    Dokumen hasil analisis data dan kondisi sekolah yang berisi perincian jumlah dan keadaan: peserta didik, guru, orang tua, dan sarana-prasarana;

3.    Rancangan jadwal pembelajaran umum campuran yang memerinci komposisi dan pengaturan pertemuan tatap muka terbatas dengan pembelajaran jarak jauh;

4.    Dokumen kurikulum yang terdiri atas: program tahunan, program semester, rencana pelaksanaan pembelajaran mencakup KI dan KD untuk pembelajaran di masa pandemi COVID–19;

5.    Dokumen penyuluhan dan sosialisasi praktik pembelajaran di masa pandemi COVID-19 kepada warga sekolah;

6.    Dokumen sosialisasi pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemic COVID 19 kepada lembaga warga; dan

7.    Dokumen hasil pemantauan praktik pembelajaran di satuan pendidikan.

 

RAGAM CONTOH PENJELASAN PRAKTIK BAIK

 

Pengelolaan Pembelajaran di Satuan Pendidikan
 
Pengelolaan Pembelajaran di Satuan Pendidikan

Demikin Postingan Terbaru Terkait Pengelolaan Pembelajaran di Satuan Pendidikan Terbaru, semoga artikel yang di buat ini bermanfaat, dan memudahkan untuk keperluan dan tujuannya.

 

Jika artikel ini kurang jelas dan mungkin masih ada pertanyaan, anda bisa tanyakan pada kolom komentar yang tersedia di akhir postingan ini. Untuk dapat mengikuti berita terbaru dan mendapatkan notifikasi silahkan follow akun www.dapodik.co.id ini. Karena akan menyajikan berita terbaru dan terpopuler di dunia pendidikan, terima kasih.