SISPENA, Sistem Penilaian Agreditasi. Inilah Ketentuan Beban Belajar Jenjang SD, SMP, dan SMA Sederajat

DAPODIK.CO.ID - SISPENA, Sistem Penilaian Agreditasi. Inilah Ketentuan Beban Belajar Jenjang SD, SMP, dan SMA Sederajat/

Beban belajar dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui sistem tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. 


Semua itu dimaksudkan untuk mencapai standar kompetensi lulusan dengan memperhatikan tingkat perkembangan peserta didik.

 

Kegiatan tatap muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik. Beban belajar kegiatan tatap muka per jam pembelajaran pada masing-masing satuan pendidikan ditetapkan sebagai berikut:

·      SD/MI/SDLB berlangsung selama 35 menit;

·      SMP/MTs/SMPLB berlangsung selama 40 menit;

·      SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK berlangsung selama 45 menit.

 

Beban belajar kegiatan tatap muka per minggu pada setiap satuan pendidikan adalah sebagai berikut:

·      Jumlah jam pembelajaran tatap muka per minggu untuk SD/MI/SDLB:

1.    Kelas I s.d. III adalah 29 s.d. 32 jam pembelajaran;

2.    Kelas IV s.d. VI adalah 34 jam pembelajaran.

·      Jumlah jam pembelajaran tatap muka per minggu untuk SMP/MTs/SMPLB adalah 34 jam pembelajaran.

·      Jumlah jam pembelajaran tatap muka per minggu untuk SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK adalah 38 s.d. 39  jam pembelajaran.

 

Demikian informasi terkait Ketentuan Beban Belajar Jenjang SD, SMP, dan SMA Sederajat. Semoga bermanfaat


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "SISPENA, Sistem Penilaian Agreditasi. Inilah Ketentuan Beban Belajar Jenjang SD, SMP, dan SMA Sederajat"

Posting Komentar

Gambar ataupun video yang ada di situs ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel